HAUL SYEKH ABDUL QODIR AL-JAILANI, WISUDA ALFIYYAH KE-I DAN WISUDA QUR'AN BINNADHOR KE-8
Berita
4 menit baca

HAUL SYEKH ABDUL QODIR AL-JAILANI, WISUDA ALFIYYAH KE-I DAN WISUDA QUR'AN BINNADHOR KE-8

Safa Ayu Puspita Penulis & Editor: Safa Ayu Puspita

Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Wisuda Alfiyyah ke-I, dan Wisuda Binnadhor ke-VIII

Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo

Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo menyelenggarakan serangkaian kegiatan keagamaan dalam rangka Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Wisuda Alfiyyah ke-I, dan Wisuda Binnadhor ke-VIII. Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi, mengenang perjuangan para ulama, serta mengapresiasi kesungguhan para santri dalam menuntut ilmu agama.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui tiga rangkaian utama, yaitu ziarah dan sowan ulama, prosesi wisuda santri, serta puncak Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.

  1. Ziarah dan Sowan Ulama

Rabu, 30 September 2026

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke sejumlah makam ulama dan auliya serta sowan kepada tokoh agama. Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi pesantren dalam menanamkan nilai penghormatan kepada para ulama, mengenang jasa-jasa mereka, serta mengambil teladan dari perjuangan dalam menyebarkan ajaran Islam.

Adapun tujuan ziarah dalam rangkaian kegiatan ini meliputi:

  1. Makam Mbah H. Abdullah bin Kardironodikromo.
  2. Makam Mbah Arwani, Kudus.
  3. Makam Sunan Kudus.
  4. Makam Mbah Mutamakkin.
  5. Makam Mbah Muhammadun.
  6. Makam KH. Ahmad Amnan Muqoddam, Semarang.

Selain berziarah, rombongan juga melaksanakan sowan kepada Bu Nyai Hj. Rofiqotul Makiyyah, AH., di Semarang.

Melalui kegiatan ziarah dan sowan ini, para santri diharapkan semakin memahami pentingnya menghormati guru, menjaga hubungan dengan para ulama, serta meneladani keikhlasan dan kesungguhan mereka dalam mengabdi kepada agama dan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memohon doa agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo.

  1. Wisuda Alfiyyah ke-I dan Binnadhor ke-VIII

Sabtu, 10 Oktober 2026

Momentum yang dinantikan hadir pada Sabtu, 10 Oktober 2026, melalui penyelenggaraan Wisuda Alfiyyah ke-I dan Wisuda Binnadhor ke-VIII Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo.

Wisuda Alfiyyah ke-I menjadi catatan bersejarah bagi pesantren, sekaligus penanda pencapaian para santri dalam menempuh pembelajaran kitab Alfiyyah. Sementara itu, Wisuda Binnadhor ke-VIII menjadi wujud keberlanjutan tradisi pendidikan Al-Qur'an yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Kedua prosesi wisuda ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bentuk apresiasi atas ketekunan, kedisiplinan, dan perjuangan para santri dalam menuntut ilmu. Di balik pencapaian tersebut, terdapat doa, bimbingan para masyayikh, serta dukungan dari keluarga dan seluruh pihak yang turut mendampingi perjalanan pendidikan para santri.

Melalui wisuda ini, para santri diharapkan tidak hanya mampu memahami ilmu yang telah dipelajari, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu yang diperoleh hendaknya menjadi bekal untuk membentuk pribadi yang berakhlakul karimah, bermanfaat bagi masyarakat, dan senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.

Semoga para wisudawan dan wisudawati senantiasa diberikan keberkahan ilmu, kemudahan dalam mengamalkannya, serta kemampuan untuk meneruskan perjuangan para ulama di masa mendatang.

  1. Puncak Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani

Malam Ahad, 11 Oktober 2026

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo menyelenggarakan puncak Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani pada malam Ahad, 11 Oktober 2026.

Peringatan haul ini menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, seorang ulama besar yang dikenal luas dalam tradisi keislaman karena kedalaman ilmu, ketakwaan, serta pengabdiannya kepada umat.

Melalui peringatan haul ini, keluarga besar pesantren diajak untuk kembali merenungkan nilai-nilai keteladanan para ulama, seperti keikhlasan dalam beribadah, kesungguhan dalam menuntut ilmu, keteguhan dalam menjalankan ajaran agama, serta kepedulian terhadap sesama.

Lebih dari sekadar tradisi tahunan, haul menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada para ulama dan menjaga kesinambungan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan pesantren.

Semoga melalui peringatan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo senantiasa memperoleh keberkahan, ketenteraman, dan kekuatan untuk terus istiqamah dalam menuntut serta mengamalkan ilmu.

Menjaga Warisan Ulama, Meneruskan Perjuangan dengan Ilmu

Rangkaian kegiatan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Wisuda Alfiyyah ke-I, dan Wisuda Binnadhor ke-VIII merupakan perpaduan antara penghormatan terhadap para ulama, pelestarian tradisi pesantren, dan apresiasi terhadap pencapaian para santri.

Melalui kegiatan ziarah dan sowan, para santri diajak untuk mengenang perjuangan para ulama. Melalui wisuda, mereka didorong untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan dan akhlak. Sementara itu, melalui peringatan haul, seluruh keluarga besar pesantren diajak untuk memperkuat kecintaan terhadap ulama serta menjaga tradisi keagamaan yang telah diwariskan.

Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi wasilah turunnya keberkahan, mempererat tali silaturahmi, dan melahirkan generasi penerus yang berilmu, berakhlakul karimah, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo Menjaga Tradisi, Menghidupkan Ilmu, Meneladani Ulama.

Bagikan Artikel Ini